BINTOYO BERKIBAR, Berakhlak, Kreatif, Inovatif, Bersih, Aman dan Ramah

Artikel

Usaha Keripik Tempe “Dua Putri” Pak Sunarto

31 Juli 2023 18:37:17  MMD UB Bintoyo  176 Kali Dibaca  Berita Desa

Siapa sih yang tidak kenal dengan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia, yaitu Tempe. Tempe menjadi salah satu lauk hidangan yang wajib ada di setiap waktu makan. Tak hanya memiliki citarasa yang lezat, makanan ini mengandung banyak sekali manfaat lho friendsss!. 

 

Peluang bisnis dari olahan tempe memiliki potensi keuntungan yang menjanjikan. Selain menjadi makanan pokok, tempe dapat diolah menjadi berbagai macam olahan makanan. Salah satunya adalah keripik tempe yang menjadi oleh-oleh khas daerah Kabupaten Ngawi.

 

Tak terkecuali Pak Sunarto yang bertempat tinggal di Desa Bintoyo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi. Usaha Pak Sunarto diberi nama Keripik Tempe “Dua Putri” yang dijalankan setelah pandemi corona berakhir. Tepatnya pada 15 Juli 2022. 

 

Beliau memproduksi tempe buatannya sendiri di rumah dengan bantuan sang istri. Dengan berbekal nekat dan ilmu yang didapatkan dari rekan-rekannya yang juga salah satu penjual keripik tempe. Tak sedikit kerugian yang dialami pada saat merintis usaha keripik tempe

 

“Waktu awal merintis saya rugi sampai 5 kg sehari, hampir saya menyerah buka usaha ini. Terus belajar dari rekan saya yang juga usaha tempe” Ujar Pak Sunarto 

 

Pak Sunarto mengolah tempenya sendiri dari bahan awal berupa kedelai sampai menjadi tempe yang sudah terfermentasi. Tak hanya sampai menjadi tempe yang sudah terfermentasi, beliau juga mengolahnya menjadi keripik tempe. Setiap harinya Pak Sunarto memproduksi sekitar 25-30 kg. Produksinya dilakukan selalu konstan karena permintaan orderan yang masuk.

 

“Produksinya sendiri saya lakukan sendiri dari awal, melihat keuntungan yang didapatkan lebih banyak jika produksi awalnya membuat sendiri,”

 

Pak Sunarto menjual produknya dari kedelai yang sudah diragi, tempe yang sudah terfermentasi hingga sudah menjadi keripik tempe. Beliau juga memanfaatkan ampas kedelai yang dijadikan pakan ternak. 

 

Keripik tempe beliau dijual dalam bentuk kemasan, berbagai macam bungkus sesuai dengan orderan pemesan. Harga kemasan bervariasi mulai dari kisaran ….. . Biasanya keripik tempe dibungkus sesuai permintaan pembeli. Dengan berbekal sertifikasi halal, menjadikan suatu keunggulan dan lebih terpercaya oleh pelanggan.

 

“Kalau dibungkusin sih biasanya saya ikut pesanan customer. Kadang ya ada yang minta Rp 5.000 dan Rp 10.000 per kemasan. Kalau saya sendiri ga bisa bungkusin kemasan sendiri, takutnya ga sesuai permintaan customer.” 

 

Penjualan keripik tempe biasanya beliau titipkan ke penjual pasar Kedung Prau. Sebelum beliau pasarkan biasanya sudah banyak orderan yang masuk melalui WhatsApp sehingga beliau hanya membuat kemasan sesuai permintaan pembeli. Beliau mengaku produknya menjadi pilihan pembeli karena produknya dibuat se-crispy dan selezat mungkin. Produknya-pun sudah malang melintang di luar Pulau Jawa dan dijadikan oleh-oleh orang yang membawanya

 

Pak Sunarto juga menyediakan pesanan untuk acara nikahan dan khitanan. Keripik tempenya juga dijual per-kilo. Untuk ketahanan keripik sendiri bisa sampai satu bulan. 

 

Sekarang beliau sedang memikirkan untuk penjualan melalui online untuk memperbanyak pelanggan dan menyebarkan nama produknya. Dan juga me-rebranding logo produk semenarik mungkin. 

 

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Agenda

 Pemerintah Desa

 Media Sosial

 Arsip Artikel

 Peta Lokasi Kantor


Kantor Desa
Alamat : Jl. Pandowo No. 15
Desa : Bintoyo
Kecamatan : Padas
Kabupaten : Ngawi
Kodepos : 63281
Telepon : 085855875645
Email : pemdesabintoyo@gmail.com